Aneka Jenis Semen Yang Digunakan dalam Konstruksi

Aneka jenis semen – Semen memainkan peran yang sangat penting dalam semua pekerjaan konstruksi. Jenis apa saja yang tersedia di pasaran saat ini?

aneka jenis semen

Semen merupakan komponen beton yang paling penting, yang secara langsung menentukan kualitas beton dan keawetan bangunan. Yang dibutuhkan kontraktor adalah memilih jenis semen yang tepat untuk proyek guna mencapai kualitas, daya tahan, dan stabilitas tertinggi.

Saat ini, semen banyak digunakan karena keunggulan konstruksinya yang sederhana, bahan awal yang tersedia, sifat mekanik yang baik, dan masa pakai yang lama.

baca juga ; Renovasi Kamar Tidur

Renovasi Kamar Tidur Dengan Harga Murah

Apa saja jenis semen?

Semen adalah produk klinker semen yang digiling halus dengan aditif seperti kerang dan tanah liat

Dalam bidang konstruksi sipil, semen merupakan bahan utama untuk membangun rumah dan jembatan. Ini adalah produk klinker semen yang digiling halus dengan aditif lain (cangkang, tanah liat) dalam proporsi yang sesuai. Ketika dicampur dengan air dan pasir, batu akan mengeras dan keras seperti batu secara instan, tahan lama, tahan terhadap benturan luar dengan sangat baik.

Jenis semen yang digunakan dalam konstruksi

Dengan terus berkembangnya teknik modern, semakin banyak jenis semen dengan kualitas dan merek yang berbeda bermunculan.

Setiap jenis semen memiliki karakteristik, sifat, dan penerapannya sendiri. Oleh karena itu, sebelum memilih jenis semen yang akan dibeli, pengguna seringkali mendasarkan diri pada faktor-faktor seperti kadar semen, kekerasan dan keawetan beton, skala sifat konstruksi, dan persyaratan teknis yang harus dipenuhi.

Ada dua jenis semen yang populer di pasaran saat ini, yaitu PCB dan PC

Dulu hanya ada satu semen portland yang umum beredar di pasaran, kini ada dua jenis semen PCB dan PC. Selain itu, ada juga beberapa jenis semen khusus antara lain: semen tahan lama sulfat, semen sumur minyak dan gas, semen panas rendah, semen fly ash…

aneka jenis semen

Semen Portland

Semen Portland terutama terdiri dari klinker Portland (terhitung 95-96%) dan gipsum (4-5%). Semen Portland terutama digunakan dalam pekerjaan konstruksi.

Selain dua bahan utama klinker Portland dan gipsum, semen Portland juga mengandung bahan tambahan lain seperti terak tanur sembur, abu batubara, pozolan alami… tetapi tidak lebih dari 20%. Dalam hal zat-zat di atas > 20% disebut semen portland campuran. Namun rasio ini juga harus diambil dalam batas tertentu, tidak melebihi 40% komposisi semen Portland.

Semen PC30

Semen PC30, juga dikenal sebagai Semen Portland, adalah jenis semen Portland dengan indeks tanda 30. Tingkat semen dipahami sebagai kekuatan tekan setelah 28 hari campuran semen, dan diukur dalam satuan N/m2.

Semen PC40

Mirip dengan semen PC30, semen PC40 adalah jenis semen portland dengan tanda 40, artinya kuat tekannya sama dengan 40 N/m2.

Berkat daya dukungnya yang tinggi, semen jenis ini sering digunakan di bidang bangunan gedung, jembatan, pabrik, kawasan industri, dan proyek-proyek yang membutuhkan kriteria teknis tinggi.

PCB semen40

Semen PCB40 adalah jenis semen PCB dengan indeks semen 40. Semen PCB sebenarnya adalah campuran semen Portland yang terbuat dari klinker, gipsum dan sekitar 20% bahan tambahan lainnya. Ini adalah salah satu campuran semen Portland yang paling populer dan banyak digunakan dalam industri konstruksi.

Semen tahan sulfat

Semen tahan sulfat adalah jenis semen Portland, yang dirancang untuk meningkatkan sifat beton di mana ada serangan sulfat. Di mana, kandungan tricalcium aluminate (C3A) dibatasi hingga <5% dan senyawa 2C3A + C4AF lebih rendah dari 25%. Tujuannya adalah untuk mengurangi pembentukan garam sulfat, mencegah kemampuan sulfat menembus ke dalam beton.

Produk semen tahan sulfat digunakan untuk konstruksi di lingkungan yang keras seperti lingkungan pesisir atau salin. Semen tahan sulfat membantu mengurangi korosi dan kerusakan struktur baja. Desain khusus menggunakan semen tahan sulfat juga mengurangi permeabilitas air beton.

Sekilas tentang pasar semen

Saat ini, industri semen dalam keadaan “surplus dan kekurangan”, kelebihan pasokan ketika kapasitas produksi melebihi permintaan pasar domestik, sementara pabrik semen skala besar kekurangan besar.

Secara spesifik, sementara kebutuhan semen dalam negeri saat ini kurang dari 65 juta ton, kapasitas industri sudah mencapai hampir 107 juta ton. Hal ini menyebabkan situasi kelebihan pasokan yang serius dan semakin bergantung pada saluran konsumsi ekspor. Dengan demikian, kurangnya skala efisiensi produksi dan kelebihan pasokan yang berkepanjangan adalah alasan utama yang mempengaruhi profitabilitas perusahaan di industri semen saat ini.